Sabtu, 18 Agustus 2018

17 agustus

Hai bg ronal. Apa kabar abangku  disana??
Aneh ya pertanyaanku.
Tau abang, minggu ini nano nano...
Semakin hari bukanku semakin baik dipersiapan. Semakin selebor ngomong, semakin parah, semakin gampang emosi sm siswa, ada gilakku kurasa ya..
Abg tau? Semakin hari ternyata semakin berat. Kemarin kuanggap abang pergi ke suatu tempat sekarang kunantikan kembalimu. Kedatanganmu lagi.

Aku gila kan?

17 agust, aku ingat abg cerita 17n tahun lalu kalian jalan sm kawan2 guru,  aku lupa ke rumah siapa. Tmpat pak JL? Ah, aku lupa. Kw tawarkan 17n berikut kita jalan bersama.

17 agust, kulewati dengan sangat merindukanmu. Sendu dimulai waktu aku duduk di tu lagi, nengok namamu, lemarimu yg sengaja dirusak atas perintah kepsek, lalu tambah lagi waktu kk mgp upload foto siswa tag fb abang, akhirnya senduku pecah di lagu menghormat bendera.
Kak bet, miss you. Kata vita.
Gak bisa sebenarnya kutahan. Tapi tetap tak boleh kunampakkan. Aku rindu bg. Rindu sangat sangat.
Lagu hening cipta berikutnya jadi perayaan paling sendu di dalam hatiku. Nafas yang tercekat, air mata yang tertahan, kurasakan ngilu dihatiku sampai diujung ujung jariku. Ah, semesta sepertinya sedang berkolaborasi mengerjaiku.

Abang, hari ini aku nggak sekolah. Aku diare parah. Tapi rindu itu jahat. Dia tak menghilang bahkan berkurang pun tidak disela sela bolak balikku ke kamar mandi.

Abang, tadi pagi aku dengar lagu. Kunyanyikan sekali dua kali,  dan maafkan aku. Tangisku pecah lagi. Rumah kosong. Hanya ada aku. See? Semesta bekerja sama kan? Diwaktu yg pas lagi gadak org pulak bisa kudengarkan lagu itu.

Aku rindu abang. Aku ga tau apa yg terjadi di dalam kepalaku. Tapi sungguh aku penasaran kapan aku harus berhenti seperti ini.
Aku rindu. Sungguh...

Oiya, abg suka lagu batak lama tah? Dengar dengar lah ini di atas sana...

DI PORLAKI

Di porlaki ito 
Hita nadua tikki i 
Di husippon ho tu au 
Na buni di rohami 

Dang tarlupahon au 
Hita si na ujui 
Sai huingot i 
Hata naung ta pudun i 

Nang so rokkap au dohot ho ito 
Sai simpan di rohakki 
Di tikki rap di tikki rap 
Na di porlaki ito na ujui 

Sai hirim do i di rohakki 
Naeng pajumpang dohot ho 
Holan hu ida da bohimi 
Nga sonang rohakki 



Aku rindu kau nal....

Selasa, 07 Agustus 2018

Melepas ego

Pagi ini aku bangun dengan saaaaaaangat tenang. Tidurku nyenyak dan aku nggak diganggu nyamuk.
Jadwalku gak masuk pagi. Aku bisa sedikit santai pagi ini. Kuawali pagi ini dengan saaaangat terimakasih sama Tuhan.
Tuhan, terimakasih semalam aku mimpi ronal. Kalau pagi ini aku terbangun dan nggak mimpi ronal, paling nggak semalam sedikit rinduku terbayarkan dengan mendengar suaranya di mimpiku.
Bisikku lirih pada Tuhan sebentar pagi tadi.
(Fyi, aku mimpi kami telponan. Kemarin tapi. Hohoho)

Pagi ini, aku bangun dengan lega yg luar biasa. Aku melepas semua les privatku.
Aku nggak tau tujuan pasti kenapa aku lepas. Tapi, aku tau aku terlalu memaksa kan diriku kalo aku ambil semua privat itu. Entah ego siapa yang aku puaskan.

Melepaskan privat, sudah pasti aku pun melepas uang. Bukan uang yang sedikit yang kulepas. Dan aku nggak mau mikirin materi materi itu lagi. Satu hal yang ingin kulakulan.

Ngajar les, waktunya pulang aku pulang. Kalo mau jalan aku jalan. Tanpa harus terbebani ngajar privat, bersikap manis di depan ortunya, kesal krn aku dtg tapi siswanya masih makan atau masih nonton, huhhh aku mau melepas semua yg tidak mengenakkan hatiku. Aku tau kedepannya aku harus ngubur mimpiku dalam dalam mau jalan jalan lagi. Beli ini itu lagi. Tapi aku yakin, yang ada sekarang pasti cukup koq ah. Aku berharap semoga keputusanku kali ini tidak salah. Dan hari ini, aku ingin menjalani hari ini dengan ceria, bahagia, aku ingin bermanfaat untuk siapa saja hari ini.

Tuhan, aku terima segaaaaaaaalaaa yang boleh terjadi dihidupku. Mau Tuhan sedihkan aku lagi, mau Tuhan tetap tempatkan aku di persiapan yg sebenarnya buatku nggak nyaman, kalo aku kedepannya boleh senang lagi, bahagia lagi, atau menderita, galau lagi, sedih lagi, atau bahkan harus patah hati lagi, aku terima Tuhan. Aku percaya sekiranya aku mengalami segala itu lagi Tuhan takkan biarkan aku jatuh sampai tersungkur. Karna kutau. Kuyakin. Kupercaya. Tuhan pegang erat tanganku. Tuhan bilang : Karna masa depan sungguh ada Bet. Dan harapanmu takkan hilang. Aku mau percaya itu. 😊

Tuhan, semoga semuanya berbahagia hari ini.